Showing posts with label love. Show all posts
Showing posts with label love. Show all posts

Thursday, February 16, 2012

Wow, banyak nya habok!

Assalamualaikum.

Yes, it has been nearly 1/2 year I didn't updated any post in this blog. Sedangkan banyaaaakkkk hal yang nak saya kongsikan bersama orang di luar sana. Banyak tips, banyak pengalaman dan banyak kenangan yang saya nak share. Tetapi sedih, I am super busy with my 2 kids and house chores sampai update blog pun tak terlayan. Sekarang, saya menyelepat!

Update sikit ok. Tahun lepas, 2011, bulan Jun sampai September saya busy jaga budak-budak Afghanistan (InsyaAllah saya share pengalaman jaga diaorang ok..). Lepas bulan tu, busy pulak berhari raya. Abis busy raya, busy pulak hal-hal lain. Disember, saya dekat sebulan balik bercuti ke Indonesia. So, sekarang, dah normal sikit life. Boleh lah duduk berblog.

InsyaAllah, saya akan cerita satu satu pengalaman saya.

Apa pun, hari ini tidak banyak yang nak diceritakan cuma, hari ini tidak mungkin saya lupakan sebagai seorang ibu.

Tengah hari tadi, saya tertidur di atas sofa dengan anak kedua saya. Si Zara sedang bermain di karpet sedangkan ayahnya di toilet. Tiba-tiba Zara membangunkan saya dan berkata 'Bunda, Zara mau eek'. Bunda pun berkata, 'Ke ayah saja sana. Ayah di toilet.' Awalnya dia diam duduk. Segera saya menyuruh dia ke ayahnya, dan dia pun beredar. Mengetuk pintu toilet ayah dan memberitahu ayah bahawa dia mau eek. Ayahnya malah menyuruh dia ke bunda. Tetapi tidak pula dia datang kepada saya. Akhirnya saya bangun dan  melihat Zara sudah turun dari toilet. Saya lihat dia sudah pun selesai eek. Ya Allah. Pandainyaaa anak bunda. Dia ke toilet sendiri dan eek sendiri. Subhanallah. Sekarang, Zara sudah rasmi pandai eek di toilet! Dan hari ini, mood saya kepada Zara sangat lah baik! Kami macam best friend pulak!

For sure, i will miss her dearly later. She's growing too fast. And i hope to really enjoy every moments we have together.

Love,
Bunda

Wednesday, June 8, 2011

Happy 4th Anniversary!!!

Bahagia rasa hati

In our sanding outfit

At KLIA, going back to Jakarta after our nikah to begin our journey of life.

Alhamdulillah. Pejam celik, it has been 4 years I married a man named Niko Ramadhan Adi Nugroho. And now, kami sudah mempunyai 2 anak dan merancang untuk menambah 8 lagi..8??? LAPAN? hahaha.. well, we'll wait and see. Rezeki Allah yang atur.

Banyak. Banyak pahit getir yang kami berdua lalui untuk sampai ke tahap ini. Saya tahu, 4 tahun masihlah terlalu awal. Namun, 4 tahun ini lebih banyak mengikat kami untuk terus berpegang pada janji kami semasa menikah dulu untuk meneruskan cinta kami hingga ke syurga. Amin. Amin amin..

Andai saya kenang kembali segala kenangan kami selama 4 tahun yang lalu, ia pasti mengundang airmata, menyesakkan nafas dan membuat hatiku sebak. Yah, bila dipikirkan, berat. Tetapi, saya tahu tidak seberat orang lain yang mungkin mendapat ujian yang lebih berat. Marilah kita sama-sama bersyukur kerna setiap yang berat ang dapat kita lalui insyaAllah dibalas manis kelak. Sabar adalah kunci utamanya.

4 tahun ini banyak mengajar kami untuk mengenal diri masing-masing. Mengajar kami kesukaan masing-masing. Mengajar kami untuk mengenal gaya tidur masing-masing. Mengajar kami siapa yang harus diam bilamana bergaduh. Mengajar kami untuk give and take, untuk compromise. Alhamdulillah, saya hampir kenal dengan siapa saya menikah. Tahu siapa dia luar dan dalam. Semoga hari kedepan kami bisa laluinya dengan lebih rasional lagi.

Mula dari kota bernama Jakarta,
Hati sudah tahu apa destinasi kita.
9 Juni 2007 adalah hari kita mengikat janji untuk membina mahligai di syurga.
Ya, kita mahukan mahligai di syurga sana.
Aku,
Seorang istri yang lemah.
Perlu kamu disisi untuk memapah aku agar mahligai kita terbina.
Aku,
Seorang istri yang jahil,
Perlu kamu untuk memberi aku ilmu.
Sayang,
berat dan banyak luka terparut,
Namun, kita laluinya bersama,
Agar kita terus kekal,
Hingga ke syurga.

p/s saya seorang manusia yang lemah, banyak salah silap dimasa lampau. Namun, selalu bersyukur masih diberi peluang untuk membina mahligai di syurga. Dan sedaya upaya untuk menebus kesalahan dulu dengan menjadi istri terbaik buat suamiku dan ibu terbaik buat anak-anakku.

Amin.